fbpx
Select Page
Manajemen dan Administrasi Sekolah

Dalam pelaksanaan sistem pendidikan yang tepat sasaran, manajemen dan sistem administrasi sekolah harus mendapat sorotan lebih. Ini berhubungan dengan sistem yang nantinya akan diterapkan secara khusus dan berdampak pada berbagai macam aspek terkait. Di samping itu, bila Anda seorang pengajar atau yang memang peduli terhadap sistem pendidikan, Anda memang dituntut perlu memahami bagaimana konsep manajemen sekolah tersebut dibuat dan dilaksanakan nantinya.

Konsep manajemen sekolah tidak boleh sembarangan dibuat oleh orang yang sama sekali tidak memahaminya, karena ini bukan hal yang trivial. Bagaimanapun, pendidikan adalah kebutuhan yang perlu didapatkan setiap orang. Bila ada kesalahan dalam manajemen dan administrasinya, bisa saja memunculkan banyak polemik negatif.

Sebagai gambaran secara umum, berikut adalah pembahasan mengenai manajemen dan administrasi sekolah.

Konsep Manajamen dan Administrasi Sekolah (Pengertian dan Fungsi)

Ada 2 fokus utama pada pembahasan artikel ini, namu masih saling berhubungan. Pertama manajemen dan kedua administrasi sekolah.

  1. Manajemen Pendidikan

Pengertian manajemen Secara umum adalah proses perencanaan, pengaturan, pembinaan, dan pengawasan pada program atau kegiatan dalam satu organisasi/instantsi/sekolah. Atau bisa diartikan juga sebagai ilmu dan seni mengenai upaya untuk bisa memanfaatkan Sumber Daya agar bisa mencapai tujuan yang sudah dibuat dengan efektif dan efisien.

Sementara itu, manajemen pendidikan yang diartikan oleh Made Pidarta adalah aktivitas yang memadukan beberapa sumber pendidikan agar bisa terpusat pada usaha untuk mencapai suatu tujuan pendidikan yang sudah dirancang.

Konsep dasar manajemen dalam pendidikan atau lingkungan sekolah diantaranya:

  • Manajemen dilihat sebagai ilmu

Penerapan manajemen tentunya memerlukan disiplin ilmu pengetahuan, tidak boleh asal-asalan. Bagaimanapun yang akan diatur adalah mengenai pendidikan yang nantinya akan disalurkan pada para pelajar.

  • Manajemen merupakan seni

Orang-orang yang terlibat dalam proses pembuatan manajemen sekolah banyak dipengaruhi oleh keterampilan pribadi, bakat ataupun karakter sehingga tidak serta merta harus baku dan kaku.

  • Manajemen merupakan sebuah proses

Dalam praktiknya, untuk mencapai tujuan yang telah dirancang, manajemen akan melalui serangkaian proses kegiatan yang tidak bisa dipisahkan antara satu dengan lainnya. Bisa saja, bila satu kegiatan tidak terlaksana maka tujuan sama sekali tidak dapat tercapai atau bisa saja tercapai namun tidak maksimal.

Sementara itu, berdasarkan fungsinya akan mengarah pada 4 komponen utama yang ada yaitu:

  • Perencanaan atau planning: Pelaku manajemen akan membuat perencanaan atau strategi seperti apa agar bisa mencapai tujuan serta mengembangkan aktivitas kerja dalam dunia pendidikan.
  • Pengorganisasian atau organizing: Strategi yang sudah dibuat akan didesain ke dalam struktur organisasi pendidikan. Dari sini juga harus bisa dipastikan bahwa semua pihak yang terlibat memahami strateginya sehingga bisa bekerja dengan efektif dan efisien.
  • Pengarahan atau actuating: Pengimplementasian program pada seluruh pihak yang terlibat dalam sekolah, baik pendidikan maupun siswa.
  • Pengawasan atau controlling: Memastikan bahwa seluruh kegiatan yang sudah direncanakan bisa diimplementasikan sesuai dengan apa yang diharapkan.

Setelah memahami bagaimana secara umum konsep manajemen pendidikan diterapkan, selanjutnya mari kita beralih pada pembahasan administrasi pendidikan atau sekolah.

  1. Administrasi Pendidikan atau Sekolah

Administrasi pendidikan atau sekolah berdasarkan pengertian para ahli bisa diartikan dalam 2 pengertian yaitu, ilmu dan juga proses. Atau secara umum bisa diartikan sebagai ilmu yang mempelajari proses penataan pada sumber daya yaitu kurikulum, fasilitas dan juga manusia agar bisa mencapai tujuan pendidikan yang sudah dibuat secara efektif dan efisien.

Administrasi pendidikan juga berfungsi sebagai penentu tujuan dan perumusan kebijakan secara umum. Berbeda dengan manajemen yang hanya akan bertindak sebagai pelaksana kegiatan yang harus dilakukan untuk mencapai tujuan.

Dalam ruang lingkup nya pun, administrasi akan terbagi lagi ke dalam beberapa bagian. Beberapa diantaranya seperti administrasi organisasi yang berhubungan langsung dengan semua bagian yang ada dalam suatu organisasi pendidikan, administrasi kurikulum yang berhubungan dengan bagian perencana kurikulum pendidikan dari mulai metode, sistem, penyusunan kalender akademik hingga proses evaluasinya, administrasi keuangan berhubungan dengan kebutuhan pegawai dalam melaksanakan tugas, administrasi peserta didik, administrasi Tata Usaha dan masih ada beberapa yang lainnya.

Berdasarkan penjelasan di atas, manajemen dan administrasi pendidikan memiliki konsep dasar yang berbeda namun dalam prakteknya akan saling keterkaitan. Sementara untuk kewenangannya, manajemen ada pada level menengah atau bawah dan administrasi di level atas. Pada perannya manajemen akan bertindak sebagai pelaksana dan administrasi sebagai penentu. Untuk wilayah operasinya, manajemen akan bekerja di bawah administrasi dan administrasi secara penuh mempunyai kontrol atas semua aktivitas yang dilakukan.

Itulah gambaran umum mengenai konsep manajemen sekolah dan administrasi sekolah. Sebagai seorang yang peduli terhadap pendidikan bahkan bagi yang memang sudah terjun ke dalam dunia pendidikan, memahami konsep secara umum tentu harus bisa dilakukan. Jangan sampai pemberian ilmu tidak didasari pada perencanaan kurikulum yang tepat.