fbpx
Select Page

Sekolah bukan hanya mengenai sistem pendidikan yang menyangkut kurikulum saja yang harus mendapat perhatian dan pembenahan, ada sistem lain yang memang berhubungan dan perlu mendapatkan sorotan yang sama. Bukan dari kurikulum atau SDM nya, namun dari sisi keuangannya. Harus ada pengaturan yang tepat mengenai manajemen keuangan sekolah, karena bila timbul kesalahan malah akan menimbulkan hal-hal sensitive, apalagi berhubungan dengan masalah keuangan. Lantas, apa dan bagaimana manajemen keuangan sekolah bekerja? Berikut pembahasannya.

Pengertian Manajemen keuangan Sekolah

Manajemen keuangan adalah suatu aktivitas yang dilakukan untuk menentukan berjalannya kegiatan pendidikan sekolah. Sementara itu dalam pelaksanaanya juga harus memperhatikan pada prinsip manajemen yaitu perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, pengkoordinasian, pengawasan dan juga pengendalian.

Beberapa kegiatan yang berhubungan dengan manajemen keuangan seperti mendapatkan dan menetapkan sumber pendanaan, pemanfaatan, pelaporan, pemeriksaan sampai pertanggungjawabannya.

Tujuan Penerapan Manajemen Keuangan Sekolah

Pelaksanaan suatu manajemen tentunya harus memiliki tujuan yang jelas. Dalam hal ini, tujuan penerapan manajemen keuangan sekolah adalah memenuhi kebutuhan pendanaan yang berhubungan dengan kegiatan sekolah yang bisa dilakukan dengan cara direncanakan lebih dulu, diupayakan pengadaannya, dibukukan dengan transparan dan juga digunakan untuk pembiayaan program sekolah dengan efektif dan efisien.

Sementara itu, secara umum tujuan manajemen keuangan sekolah adalah untuk:

  • Agar bisa meningkatkan efektivitas dan efisiensi pemakaian dana sekolah
  • Meningkatkan akuntanbilitas dan juga tranparansi yang berhubungan dengan keuangan sekolah
  • Meminimalisir penyalahgunaan anggaran untuk hal yang tidak diperlukan

Lantas, dari mana sebenarnya sumber keuangan sekolah didapatkan? Sumber keuangan sekolah tidak hanya didapatkan dari iuran wajib siswa saja, ada beberapa pemasukan lain yang masuk ke dalam keuangan kas sekolah seperti dari bantuan orang tua, dana bos, sumbangan hingga unit bisnis. Sumber keuangan tersebut harus di manage dengan baik untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Prinsip Penerapan Manajemen Keuangan Sekolah

Dalam penerapannya, Anda juga perlu tahu bahwa manajemen keuangan sekolah tidak bisa asal di jalankan. Tapi harus memperhatikan pada sejumlah prinsip yang berlaku yaitu transpransi, akuntanbilitas, efektivitas dan juga efisiensi. Berikut penjelasannya:

1 – Transparansi

Transparansi artinya manajemen keuangan sekolah harus bisa dilakukan secara terbuka. Keterbukaan tersebut berhubungan dengan sumber keuangan sekolah, berapa jumlahnya, bagaimana rincian penggunaannya hingga pertanggungjawabannya. Ini akan lebih memudahkan pihak berkepentingan menggambarkan kondisi keuangan organisasi atau sekolah.

2 – Akuntanbilitas

Dalam manajemen keuangan, akuntanbilitas artinya pemakaian uang sekolah yang sesuai dengan perencanaan. Dan berdasarkan hal tersebutlah penggunaan uang sekolah pun harus bisa dipertanggungjawabkan sesuai dengan rencananya.

3 – Efektivitas

Dalam manajemen keuangan sekolah, bisa dikatakan efektivitas bila kegiatan yang dilakukan bisa mengatur keuangan untuk pembiayaan aktivitas dalam rangka mencapai tujuan dari lembaga pendidikan yang bersangkutan serta kualitas outcomes nya juga harus sangat sesuai dengan rencana.

4 – Efisiensi

Prinsip ini berhubungan dengan kuantitas hasil dari kegiatan. Sementara dalam manajemen keuangan, ini merupakan perbandingan antara input dan output atau bisa dibilang daya dan hasilnya.

Itulah pembahasan mengenai manajemen keuangan sekolah dilihat dari segi pengertian, tujuan dan prinsip dasar saat akan menerapkannya. Tidak mudah menjalankan manajemen keuangan, oleh sebab itu dibutuhkan orang-orang yang memang berkompeten dalam bidangnya sehingga tidak asal melakukan pencatatan saja namun juga bertanggungjawab atas semua data yang ada. Beberapa sekolah bahkan ada saja yang memang mempekerjakan tenaga khusus untuk menyelesaikan masalah dalam manajemen keuangan.